Kangen Yogyakarta…
Menjelang Lebaran, orang-orang pada ramai mempersiapkan MUDIK.
Berhubung saya sendiri tidak merayakan Lebaran, apalagi anak saya yang bungsu masih terlalu kecil untuk perjalanan jauh maka saya hanya bisa menunggui Jakarta yang monoton ini dengan hati ceria. Tanpa tambah cuti, jadilah hari-hari sekitar Lebaran nanti saya menghiasi kantor yang sepi.
Ngomong tentang mudik, orang sudah pada sibuk ngomong tentang kota-kota di daerah yang menjadi tujuan masing-masing. Pada saat ini, saya sendiri lagi kangen dengan hangatnya suasana kota Yogyakarta.
“Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna…”
Untuk kali ini, biarlah saya menikmati Yogyakarta melalui bingkai foto saja…
…
Ah betapa saya kangen dengan indahnya pagelaran Ramayana di Candi Prambanan…

Sendratari Ramayana - Candi Prambanan
…
Ah betapa saya kangen minum wedang ronde di ujung jalan Malioboro…

Wedang Ronde Malioboro
…
Ah betapa saya kangen cerita “ngalor ngidul” dengan simbok penjual gudeg di Beringharjo…

Gudeg Pasar Beringharjo
…
Ah betapa saya kangen melihat riangnya anak-anak main bola di pelataran Candi Boko…

Candi Boko Yogyakarta
…
Ah betapa saya kangen naik becak menyusuri jalanan Yogyakarta…

Becak di perempatan BI Yogyakarta
…
Ah betapa saya kangen menyaksikan pengabdian mereka-mereka ini…

Para abdi dalem keraton
…
Ah betapa saya kangen keramahan dan kelemahlembutan Yogyakarta…

Dewi Shinta
…
Yogyakarta, tidak pernah bosan-bosannya saya kunjungi dan saya eksplorasi.
Saya yakin, kita BISA… sekali lagi KITA BISA menjadikan YOGYAKARTA tujuan wisata utama di Asia Tenggara ini.
…
Salam damai.






