Latah, ikut-ikutan, atau memang tahu dan peduli?
Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto
Saya yakin bahwa tulisan di atas tentang gerakan 1 juta facebookers untuk mendukung Chandra dan Bibit sudah sangat Anda kenal melalui Facebook hingga running text di Metro TV yang selalu updated setiap jamnya.
Sama sekali bukan ingin mengatakan hal tersebut baik atau tidak, apalagi benar atau tidak. Lha siapa saya berhak menghakimi kebenaran sementara hakim-hakim agung saja belum tuntas dan lagi pusing menentukan siapa yang benar – siapa yang salah kecil – siapa yang salah besar – siapa yang biangnya salah.
Coba kalau dilakukan jajak pendapat dari 900 ribu lebih orang yang join gerakan itu (sampai tanggal 6 November 2009 pagi jumlahnya 921 ribuan), ditanyakan ke mereka:
- bagaimana sih duduk perkaranya masalah ini?
- kronologisnya seperti apa?
- siapa saja tokoh yang terlibat?
- pertanyaan utama: seberapa yakin bahwa yang Anda dukung itu benar adanya?
Syukurlah kalau ternyata sebagian besar menjawab dengan positif keempat pertanyaan di atas.
Mudah-mudahan rekan-rekan, saudara-saudara yang join gerakan tersebut bukan masuk kategori ikut-ikutan, latah, tahu setengah-setengah dan biar rame saja. Semoga saja sih tidak, tapi saya agak khawatir adanya konsentrasi massa yang cukup besar bisa mereduksi obyektivitas para pengambil keputusan.
Untuk Pak Bibit dan Pak Chandra, semoga kebenaran terungkap demi Indonesia yang lebih baik.
INDONESIA UNITE!!! FOR A BETTER INDONESIA!!!
Salam damai…








For a better place kata michael jackson, saya juga ke bundarah HI tadi pagi mas
Mudah-mudahan menjadi Indonesia yang lebih baik…
Salam damai.
yups,,,saya juga merasakan hal yang sama.bahkan saya sangat yakin 70% ato mungkin lebih hanya ikut ikutan.boro2 tau mana benar mana salah,ngerti duduk persoalanya aja belum tentu.
harus diakui orang kita emang latah,apalagi dukungan di mulai dari orang2 intelek macam Adnan buyung nasution,Tifatul simbiring,Hidayat nur wahid,Dahlan iskan dan banyak tokoh populer lain.bisa ditebak,,,orang orang akan dengan sendirinya ikut2an biar dibilang intelek juga ato apa juga saya gak tau.sorry kalo kata2 saya kurang sopan tapi saya sedikitpun tidak akan merubah pandangan saya.kalo ada pembaca yang tersinggung ya silahkan…berarti dia termasuk dalam kumpulan orang2 latah trsbt.
buat mas wuri,,salam damai.
Mudah-mudahan sih nggak begitu ya…
Tapi ya itulah uniknya masyarakat kita. Demi Indonesia yang lebih baik, paling tidak semoga hati nurani dulu deh yang berbicara nih sebelum logika.
Salam damai…