WISATA RASA – SOLO (Sate Tambak Segaran)

WISATA RASA – SOLO (Sate Buntel Tambak Segaran)

Pagi hari di jalan Slamet Riyadi Solo...

Sambungan dari Wisata Rasa – Solo bagian 2.

Hari terakhir saya (dan keluarga) di Solo…

Setelah menyambangi Roti Orion alias Mandarijn dan Pasar Gede untuk beli oleh-oleh makanan khas Solo, tibalah saatnya mencari tempat makan siang. Sesuai rencana, saya ambil peta untuk mencari Jl. Sutan Syahrir lokasi Sate Buntel Tambak Segaran yang kondang itu. Alamat lengkapnya: Jl. Sutan Syahrir 149, atau Jl. Tambak Segaran 39. Saya baca dari ulasannya Pak Bondan Winarno, sepertinya sate yang satu ini bakalan cukup spesial dan layak untuk menutup rangkaian wisata rasa saya di kota Solo.

Jam di tangan dan di mobil sudah menunjukkan pukul 11:45, berarti saya punya waktu 15 menit untuk mencari lokasi tersebut mengingat informasi yang saya dapat Warung Sate Buntel tersebut buka mulai pukul 12 siang.

Jalan Sutan Syahrir (d.h. Tambak Segaran) berada di wilayah utara kota Solo, dan ternyata warung satenya tidak besar sehingga saya kelewatan dan harus putar balik lagi. Saya sampai lokasi pukul 12:05, eehh… MASIH TUTUP. Walah, gimana ini…

Selidik punya selidik, pintunya terbuka sedikit. Kepalang tanggung, saya masuk saja… ketemu mas-mas lagi mencincang daging. Ternyata bukanya sebentar lagi, langsung saja saya pesan 3 porsi sate buntel murni, tambah koyor goreng. Daripada keduluan yang lain…

.

Jam 12 lewat, pintu baru dibuka...

.

Interior Sate Tambak Segaran, masih sepi... baru kami yang datang.

.

Daftar Menu Sate Kambing Tambaksegaran, tidak ada harganya - keunggulan Sate Tambaksegaran ini memang bukan pada harga...

.

Benar saja, tak lama setelah pintu geser dibuka segera 2 rombongan pembeli lainnya datang. Ternyata proses pembuatan sate buntel cukup memakan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Sate buntel merupakan kreativitas orang Solo dengan cara mencincang daging kambing yang dibungkus dengan gajih atau lemak kambing. Citarasanya tambah nikmat karena dalam buntelan daging kambing tersebut sudah mengandung bumbu-bumbu seperti bawang, merica, dan resep rahasia lainnya.

Proses pemanggangannyapun tidak kalah unik. Mengingat besarnya sate buntel Tambak Segaran ini kira-kira sebesar pisang ambon, maka setelah sekitar 10 menit dipanggang maka setiap buntelnya dibelah dan dipanggang lagi sekitar 5 menit hingga bagian dalamnya juga matang 100%.

.

Bisa dilihat betapa besarnya Sate Buntel, dibandingkan sate kambing biasa...

.

Sate Buntelnya waktu dipanggang, jadi "juicy"... yummy...

.

Nah, ini Sate Buntel yang sudah medium-well done... tinggal dibelah dan dipanggang lagi sebentar...

.

Sate Buntel sudah dibelah, nampak bagian dalamnya sangat menjanjikan rasa yang hmmmm....

.

Total waktu tunggu saya dari mulai warung buka hingga sajian terhidang hampir 1 jam. Wah, ini kalau nggak enak berarti kelewatan nih…

OK, sekarang sudah terhidang lengkap:

  1. Sate Buntel Murni (daging semua)
  2. Koyor Goreng
  3. Minumnya es teh manis yang gelasnya ukuran jumbo

.

Ini dia biang kenikmatannya, SATE BUNTEL TAMBAKSEGARAN yang mak nyuusss....

.

Ditambah dengan gurih dan renyahnya koyor goreng...

.

Diakhiri dengan Es Teh Manis porsi gelas jumbo... suegerr tenan....

.

Setelah dirasakan, ternyata Sate Buntelnya Muak Nyuuuussss…. Jangan terkecoh dengan penampilannya yang hitam-hitam gosong pada luarnya, iris saja maka kita akan disuguhi daging bagian dalamnya. Dagingnya begitu lembut, lada / mericanya cukup kuat tapi menambah nikmat ramuan buntelnya… bumbu kecapnya manis dan gurih. Wiihh… sampai saat ini, Sate Buntel inilah yang merupakan sate ter-mak nyus yang pernah saya rasakan hingga saat ini. Tidak dibutuhkan lagi ngotot-ototan dengan tusukan sate, kita hanya perlu mengunyah lembut maka itu semua akan memanjakan ruang mulut kita. Sampai berkeringat saya makannya.

Ditambah lagi koyor goreng yang tidak kalah enaknya, dan saya sendiri kagum bagaimana mereka bisa memasak koyor hingga renyah dan empuk begitu.

Secara umum, saya puas sekali dengan Sate Tambak Segaran Solo.

Saya salut dengan kreativitas dalam meramu racikan, serta kesungguhan dalam menjalani proses memasak yang cukup rumit dan makan waktu tersebut. Tidak ada ketergesaan sama sekali demi rasa yang maksimal. Ketika ada pembeli datang, dengan jujur Mbak-nya mengatakan bahwa pembeli tersebut harus mau menunggu 1,5 jam lagi untuk mendapatkan Sate Buntel. 1,5 jam!!! Gila… itulah gilanya Sate Buntel Tambak Segaran.

.

Menu nikmat siang itu, Sate Buntel - Koyor Goreng - Es Teh Manis...

.

Dan dengan kegilaan Sate Buntel tadi, saya menutup wisata rasa akhir tahun 2009 di kota Solo.

Salam damai…

Tentang wisatajiwa

ordinary man living an ordinary life in an ordinary world
Catatan ini telah ditulis dalam jalan-jalan dan di-tag dengan , , , , , , , , , , , , . Penunjuk permalink.

14 Respon untuk WISATA RASA – SOLO (Sate Tambak Segaran)

  1. Ping-balik: WISATA RASA – SOLO bagian 2 « ::: WISATA JIWA :::

  2. Budi Wiyono berkata:

    Wenak tenan…. slrppp…

  3. wisatajiwa berkata:

    betul sekali Mas Bud, uuuwwwennnakkk tenannnn…. :)
    monggo tak temani kalau kapan-kapan mau ke sana.
    he he he,
    salam damai…

  4. masmpep berkata:

    sate solo memang mak nyus mas. saya pernah mencoba sate buntel, tapi rasanya kok malah kurang menggigit. terlalu empuk. kalo sate biasa kan bisa dikerat2, he-he-he.

    salam blogger,
    masmpep.wordpress.com

  5. wisatajiwa berkata:

    salam blogger juga mas…
    memang sate buntel nggak ngelawan kayak sate biasa, justru di situ uniknya jadi nikmat tanpa harus ngotot… he he he…
    salam damai.

  6. sobosolo berkata:

    siipp.. mas… tak bookmark di sobosolo.com

  7. wisatajiwa berkata:

    monggo mas…
    salam damai…

  8. usaha warnet berkata:

    sangat disayangkan, karena saya bertekad untuk jaga diri agar tidak makan daging kambing,…selamat menikmati bagi penggemar sate kambing…

  9. Necky berkata:

    lama ga mampir nih pak Wuri….es teh manisnya itu lho bikin jadi hausssss…..terpaksa

  10. Necky berkata:

    mesti cari penghilang dahaga dulu yah………yuk…

  11. wisatajiwa berkata:

    kambing maknyus… tapi memang nggak boleh sering-sering… :)
    salam damai

  12. wisatajiwa berkata:

    thanks pak necky, mari cari minum yang seger-seger… :)

  13. Ping-balik: WISATA RASA – SOLO bagian 3 « ::: WISATA JIWA :::

  14. Ping-balik: GULE GORENG MAK NYUS – Pasar Pon Solo « ::: WISATA JIWA :::

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s