Sekilas seperti pantai Dreamland Bali, tetapi ini bukan Dreamland.
Terletak sekitar 5 km dari Dreamland menuju ke arah Uluwatu, pantai Padang-padang ini lebih sempit dan akses menuju ke pantainya sangat berliku dan terjal melewati alur sempit di bawah bebatuan karang.
Pertama kali saya menginjakkan kaki di pasir putih Padang-padang ini adalah pada 2001 ketika saya berbulan madu. Dan setelah sekian kali mengunjungi Bali, baru kemarin berkesempatan lagi menyambangi secuil pantai yang indah ini.
Bagi saya (apalagi saat ini), pantai Padang-padang ini lebih membuat kangen dibandingkan dengan pantai Pecatu alias Dreamland yang jauh lebih terkenal. Memang Dreamland menyajikan garis pantai pasir putih lembut yang lebih luas dan ombak yang lebih menggelora. Justru sempitnya pantai dan karang-karang yang menonjol di pantai Padang-padang yang bagi saya serasa memberikan nuansa “secluded paradise” (maaf, susah cari bahasa Indonesianya yang pas…).
Satu hal lagi yang membuat saya lebih merasa nyaman di pantai ini, karena pantai ini tidak seramai dan sekomersial Dreamland. Saya dengan nyaman bisa mengeksplorasi sudut-sudut indah pantai ini tanpa terganggu pemandangan lainnya…
Terus terang sebelum menulis posting ini saya berpikir, akankah sharing saya ini akan menambah debit wisatawan yang masuk ke Padang-padang dan mengurangi kenikmatan surga yang satu ini atau tidak. Tapi setelah dipikir-pikir, seberapa banyak sih pembaca wisatajiwa ini sehingga saya harus menahan aspirasi saya untuk sharing salah satu surga kecil di pojok kecil pulau Bali ini? He he he…
Tetaplah indah, tetaplah sederhana, surga kecilku…
Salam damai…









kalau temen2 mau berlibur ke Bali dan kita menjalin pertemanan juga http://balidrivergood.blogspot.com/ thank sebelumnya numpang lewat.
Ping-balik: Bali, never ending beauty… | ::: WISATA JIWA :::
Mas, ini kalo dari Kute bisa naik apa ya? Aku ga bisa ngendarain mobil/motor soale. Hehehe.. Kira2 kalo ojeg gitu ada? Thanks ya.. Really love the web!
Kalau dari Kuta ke sana tentunya naik mobil / motor, hanya saja karena Mbak Melissa nggak bisa bawa mobil/motor maka solusinya ya sewa mobil beserta drivernya. Ojeg belum pernah denger tuh…
Salam damai.