Arsip Kategori: Internasional

Singapore – “the great little country”…

Tersebutlah sebuah patung singa berbadan ikan duyung, dibangun di pinggir sungai di kawasan pusat kota Singapura sebagai ikon wisata negara tersebut sekitar 40 tahun lalu. Dengan dibangunnya jembatan besar di kawasan Esplanade, dipindahkanlah patung tersebut ke kawasan Marina Bay sehingga lebih mudah dinikmati para wisatawan.
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Indonesia tercinta, Internasional | Di-tag , , , , , , | 6 Komentar

Remembering India – AGRA (apa sih uniknya TAJ MAHAL)

Bersiap-siaplah saya memasuki salah satu keajaiban dunia, buah kerja keras rakyat India selama puluhan tahun demi “rasa cinta” sang raja kepada istrinya. Lebih tepatnya, pengorbanan rakyat India bukan demi rajanya – tetapi demi seorang suami yang kebetulan jadi raja.
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Internasional, jalan-jalan | Di-tag , , , , , , , , , | Tinggalkan Komentar

Remembering INDIA – Delhi…

Bermula dari front door hotel, yang kesan pertama ketika saya pertama kali datang adalah: Berdebu. Dan ketika saya pulang, kesan saya adalah: Memang berdebu… Delhi memang kota yang dianugerahi banyak debu (tidak semua daerah Delhi tentunya).
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Hidup sehari-hari, Internasional, jalan-jalan | Di-tag , , , , , , , | 1 Komentar

INGLOURIOUS BASTERDS…

QUENTIN TARANTINO buat film baru lagi, dan baru minggu lalu saya berkesempatan menontonnya. Berhubung sutradaranya Tarantino, maka setelah saya duduk di dalam sinema segera saya siapkan mata, hati, pikiran, dan nyali untuk segala kemungkinan yang bisa terpampang di layar perak di depan saya. Sejarah membuktikan, Tarantino sangat hobi dengan darah – gejolak emosi – dan jalan cerita yang sangat tidak bisa ditebak.
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Internasional | Di-tag , , , , , , , , , , , , , | 10 Komentar

LIVERPOOL KALAH (lagi)…

Itu 1 BOLA, dikerubutin 22 orang… diperebutkan sampai jatuh bangun – kadang sampai jotos-jotosan. Hal seperti itu ditonton pula, lebih parah lagi itu rebutan bolanya terjadi puluhan ribu kilometer dari sini tetapi di sini orang bisa teriak-teriak sendiri melototin larinya 1 buah bola tersebut. Kalau kata simbah, “GEK OPO SING DIGOLEKI TO LE…” (apa yang dicari sih Nak…).

Memang sebuah fenomena yang aneh, dan celakanya lagi saya termasuk yang terkena anehnya fenomena tersebut. Ataukah justru saya termasuk beruntung bisa menikmati indahnya terlena sepakbola?

SEPAKBOLA, sebuah jiwa yang melingkupi dunia dan menerobos berbagai batasan – mulai dari batasan negara hingga agama. Barangkali seperti itulah seharusnya dunia ini. Ya, paling tidak untuk saat ini kita bisa menikmati kebersamaan kita di dunia melalui sepakbola.

Sudahlah, nggak usah dipikirkan tentang 1 bola dikerubutin 22 orang. Kita nikmati saja indahnya dunia ini melalui sepakbola. Saya merasa beruntung bisa ikut terlena menyaksikan karunia Tuhan dalam rupa permainan sepakbola.
salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Hidup sehari-hari, Internasional | Di-tag , , , , , , , , | 6 Komentar