::: WISATA JIWA :::

…memaknai pengembaraan jiwa di dunia…

Pay it forward…

pay-it-forward

Habis nonton film “Pay It Forward” di Star Movies. Yang main bagus-bagus: Kevin Spacey, Helen Hunt, sama Haley Joel Osment yang biasa berperan jadi anak kecil genius atau extraordinary. Tadinya dipikir film nggak terlalu serius, eh ternyata isinya bagus banget. Mengenai konsep pay it forward yang ternyata cukup beken di Amerika sana.

Saya nggak menceritakan detil filmnya bagaimana, silakan Anda tonton sendiri saja biar lebih afdol. Di sini saya cuma mau highlight pada konsep yang ditawarkan di film itu.

Setelah cek dan tanya sama uncle google, beliau bercerita bahwa pay it forward ini ada yayasannya segala lho: http://www.payitforwardfoundation.org/

Konsep dari Pay It Forward ini sederhana saja, saya coba sampaikan secara singkat di sini:

  1. Anda mulai dengan melakukan bantuan ke 3 orang yang Anda temui dalam kehidupan Anda, dan Anda nilai orang tersebut mengalami kesulitan.
  2. Bantuan tersebut hendaknya sesuatu yang berarti bagi hidupnya, dan butuh orang lain (Anda) untuk membantunya. Jadi bukan bantuan-bantuan semacam menyeberangkan nenek-nenek di lampu merah atau memberi sumbangan pada pengemis.
  3. Orang yang Anda tolong tidak perlu membalas kebaikan tersebut pada Anda, tapi hendaknya mereka meneruskan kebaikan itu dengan berbuat kebaikan yang sama pada 3 orang yang mereka temui.
  4. Begitulah “pohon” pay it forward nantinya diharapkan terus berkembang dan berkembang… Dalam 3 iterasi, akan ada 3 + 9 + 27 orang yang mendapatkan “berkah” –> 39 orang. Bayangkan apabila hal tersebut terus berlaku sampai “n” kali iterasi…

payitforward12

Sederhana… tapi cukup menakjubkan moralnya. Mudah-mudahan hal ini bisa kita coba realisasikan dari sesuatu yang berbentuk utopia menjadi hal yang lebih nyata. Seperti halnya konsep “in harmonia progressio” yang saya pertanyakan ke-utopia-an atau realitasnya pada posting saya sebelumnya (in harmonia progressio)… demikian juga konsep pay it forward.

Mari kita coba tengok kanan kiri, siapa tahu ada 3 orang yang bisa kita tolong.

For a better world…

Salam damai.

Februari 5, 2009 Ditulis oleh wisatajiwa | Hidup sehari-hari, Uncategorized | , , , | & Komentar

In Harmonia Progressio…

Indah dan menakjubkan ya…
Pemandangan sunrise yang spektakuler ini bisa kita nikmati setiap harinya (kalau cuaca bagus) di kawasan Ciwidey – Bandung. Untuk menikmati pemandangan ini, siap-siaplah nongkrong di lokasi mulai sekitar jam 5:30 pagi. Udara yang dingin menjadi terasa hangat setelah matahari muncul dari balik gunung di depan mata kita.
Dalam frame foto yang saya jepret tersebut, terlihat sepucuk menara BTS menyembul di antara pepohonan yang menghijau di kawasan tersebut. Agak mengganggu dari sisi fotografi sih sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi… masa mau dirobohkan :)
Bahkan seorang fotografer dari luar negeri yang pernah motret dari lokasi yang sama pun menyayangkan masuknya menara BTS tersebut dalam frame fotonya: http://forums.dpreview.com/forums/read.asp?forum=1005&message=30615996
Sebagai bangsa yang sedang membangun (Developing Country), kita bangsa Indonesia hampir selalu dihadapkan pada dilema antara kemajuan ekonomi & teknologi versus kelestarian alam & budaya. Beberapa contohnya:
  1. Pelestarian bangunan tua vs pembangunan gedung megah baru.
  2. Konservasi hutan atau persawahan vs pembangunan jalan tol.
  3. Kelanggengan terumbu karang vs pengembangan pariwisata laut.
  4. dll dll…
Apa iya ya, yang namanya usaha untuk lebih maju harus mengorbankan sejarah, budaya, dan alam…
Saya jadi ingat motto kampus saya dulu: IN HARMONIA PROGRESSIO… artinya kira-kira “Kemajuan dalam keselarasan”. Sebenarnya sampai sejauh manakah kata-kata indah tersebut dapat diwujudkan dalam realita ataukah hanya sekedar sebuah utopia…
Salam damai.

Januari 14, 2009 Ditulis oleh wisatajiwa | Indonesia tercinta, Uncategorized | , , , , , , , , , , | 1 Komentar