Arsip Tag: solo

Photoblogging – Life in slow mode…

Kali ini saya mulai dengan merekam sepenggal kehidupan di SOLO, yang sepertinya mewakili sebuah kehidupan dengan irama yang lain dibandingkan irama kehidupan Jakarta.

Tanpa ada ketergesaan… tanpa ada tekanan yang berlebihan…

Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Photoblogging, Uncategorized | Di-tag , , , , , , | Tinggalkan Komentar

GULE GORENG MAK NYUS – Pasar Pon Solo

Rasanya gurih yang lembut, dalam artian bumbunya adalah bumbu gule kuning yang tidak mengandung rasa yang menohok. Teksturnya empuk dan lembut, berkat rebusan yang lama sebagai gule diakhiri dengan finishing goreng sehingga memberikan tekstur renyah. Jadi secara sepintas bisa digambarkan: RENYAH DI LUAR, EMPUK DI DALAM…
salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada jalan-jalan | Di-tag , , , , , , | 2 Komentar

WISATA RASA – SOLO bagian 3

Disajikan satu piring penuh berisi sekitar 10 ruas tulang, di mana masing-masing tulang tersebut terisi dengan sumsum penuh dari ujung ke ujung. Tinggal disedot, mak Sluuurrrrppp…. nyam nyam nyam… uenak tenan… Didorong dengan suapan kuah segarnya makin menambah gurih sum-sum tadi.
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada jalan-jalan, Uncategorized | Di-tag , , , , , , , , , | 2 Komentar

Sebentuk masa lalu di sudut pinggir Solo…

Hari itu hari Selasa Pon, sekitar jam 7 pagi. Atmosfer pagi hari di dusun Gawok masih jauh dari hingar bingar polusi CO knalpot dan cerobong industru, maupun dari jenuhnya CO2 hembusan banyaknya manusia yang berebut sesuap nasi seperti di kota besar.
Salam damai… Lanjut membaca

Ditulis pada Hidup sehari-hari, jalan-jalan, Sepeda, Uncategorized | Di-tag , , , , , , , , , , | 6 Komentar

WISATA RASA – SOLO (Sate Tambak Segaran)

Hari terakhir saya (dan keluarga) di Solo…

Setelah menyambangi Roti Orion alias Mandarijn dan Pasar Gede untuk beli oleh-oleh makanan khas Solo, tibalah saatnya mencari tempat makan siang. Sesuai rencana, saya ambil peta untuk mencari Jl. Sutan Syahrir lokasi Sate Buntel Tambak Segaran yang kondang itu. Alamat lengkapnya: Jl. Sutan Syahrir 149, atau Jl. Tambak Segaran 39. Saya baca dari ulasannya Pak Bondan Winarno, sepertinya sate yang satu ini bakalan cukup spesial dan layak untuk menutup rangkaian wisata rasa saya di kota Solo. Lanjut membaca

Ditulis pada jalan-jalan | Di-tag , , , , , , , , , , , , | 14 Komentar