Halaman
Kategori
- Hidup sehari-hari (78)
- Indonesia tercinta (34)
- Internasional (13)
- jalan-jalan (45)
- Keluarga (21)
- Photoblogging (4)
- Religi (16)
- Sepeda (12)
- Uncategorized (76)
-
Komentar Terakhir
-
TULISAN TERAKHIR
-
TULISAN TERATAS
- Nonton Wayang Orang Bharata
- WISATA RASA - PURWOKERTO
- WISATA RASA - SOLO bagian 1
- WISATA RASA - JOGJAKARTA bagian 1
- WISATA RASA - SOLO (Sate Tambak Segaran)
- DIENG… Negeri di atas awan…
- Catatan (Harian) Si Boy...
- Etos kerja Nasi Jamblang & Sego Kucing...
- WISATA RODA: Menapaki Gunung Salak, menuju Curug Nangka
- Surga kecil di sudut pulau Bali...
Mei 2012 S S R K J S M « Apr 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Follow my blog
Arsip Tag: wisata
Selamat pagi Indonesia…
Selamat pagi Indonesia…
Di ulang tahun yang ke 64 ini, semoga kita bangsa Indonesia makin tinggi tingkat kesadarannya akan arti kemerdekaan.
Merdeka adalah BEBAS!!!
Bebas seperti apa?
Apakah kita bebas menendang pantat orang yang tidak kita senangi?
Apakah kita bebas menghembuskan racun ke depan muka orang yang kita temui di jalan?
Apakah kita bebas membuka usaha dan tinggal di lahan yang (sepertinya) kosong?
Tentunya, kebebasan yang bertanggungjawablah yang menjadi jiwa kemerdekaan. Kemerdekaan yang sudah diperjuangkan bersama oleh SELURUH ELEMEN bangsa Indonesia.
Sekarang kembali ke diri kita masing-masing…
Apakah yang sudah kita berikan untuk perusahaan kita? Raga, pikiran, dan waktu kita hampir terkuras demi perusahaan kita. Keputusan dan tindakan yang kita ambil dalam segala aktivitas di perusahaan kita, sudahkah mendukung keINDONESIAan kita?
Saya berharap, semoga tidak lagi terulang kejadian di masa lampau… ketika kekayaan bumi INDONESIA dieksploitasi semaksimal mungkin oleh kekuatan modal bangsa asing, dengan menggunakan tenaga Indonesia.
Keringat bangsa Indonesia + kekayaan alam Indonesia = kemakmuran bangsa asing.
Rumus di atas adalah konsep dasar penjajahan di masa lampau…
Sekarang sudah tidak begitu lagi kan????
Salam damai… Lanjut membaca
Ditulis pada Indonesia tercinta
Di-tag arti kemerdekaan, indonesia unite, jiwa, penjajahan, wisata
4 Komentar
Korban Marketing…
Community Marketing ini ternyata sudah cukup lama diprediksi oleh JOGER (Pabrik Kata-Kata dari Kuta Bali). Saya masih punya kaos Joger yang saya beli tahun 2001 lalu yang tulisannya berintikan Community Marketing –> “Marketing gaya Joger adalah bagaimana caranya menipu konsumen secara baik-baik, legal, dan menyenangkan. Di mana konsumen pada akhirnya secara sukarela dan bertanggungjawab ikut mempromosikan penipuan-penipuan itu…”.
Salam damai… Lanjut membaca
Karang laut Pulau Seribu yang mulai mati…
Setelah lama direncanakan, akhirnya jadi juga outbound ke Pulau Seribu. Supaya maksimal, maka kami satu Divisi perginya ke pulau yang cukup jauh yaitu PULAU SEPA. Kalau masih terlalu dekat katanya banyak ketemu sampah.
Buat Anda yang sudah pernah menyelam, barangkali snorkeling bukanlah sesuatu yang istimewa. Tapi buat saya, pengalaman baru itu benar-benar mencengangkan. Berenang-renang bersama ikan di antara beberapa karang, di antara pasir putih dan laut yang biru… ah nikmatnya.
Supaya lebih mudah Anda bayangkan, begini saja saya jelaskan. Saya ini hobi banget motret, buktinya saya berangkat ke Pulau Sepa lengkap dengan peralatan kamera, wide zoom lens, fix lens wide apperture, telezoom lense, flash, dan tripod. Peralatan kamera memenuhi 2/3 tas sementara baju hanya 1/3 tas. Tapi apa yang terjadi? Selama hari pertama saya di sana, sama sekali tidak ada mood ataupun keinginan untuk motret. Yang ingin saya lakukan hanyalah bergaul dengan pasir, air, ikan, dan karang. Itu saja cukup!!! Lanjut membaca
Orang sabar disayang Tuhan…
Hari Minggu sore, kebetulan ada yang harus dibeli di supermarket terdekat. Meluncurlah kami berempat (sekeluarga) sore itu menjelang senja. Dalam mobil, entah dapat ilham atau ide dari mana tahu-tahu Sekarlangit anak saya yang sulung bertanya dengan nada mengafirmasi, “Pak, orang sabar kan disayang Tuhan ya?”. Dengan tanpa ragu-ragu langsung saya jawab, “Ya iya dong…”.
Sambil terus nyetir, pikiran iseng saya mau lanjut tanya ke dia, “Emang kalau orang nggak sabar nggak disayang Tuhan?”. Tapi daripada berkelanjutan nggak jelas untuk dia yang masih kelas 1 SD pertanyaan itu saya simpan saja dalam hati.
Habis itu saya jadi kepikiran sendiri…
…
… kalau orang sabar disayang Tuhan, orang nggak sabar nggak disayang Tuhan? …
…
… lha katanya Tuhan Maha Penyayang, kok bisa nggak sayang? …
…
… Tuhan Maha Pengampun, kok bikin neraka? …
…
… Tuhan itu menguasai jagad raya, tapi kok ada istilah kaumKu? Berarti ada yang bukan kaumNya?…
…
… Tuhan tidak mau diduakan, katanya. Padahal orang yang dicap “menduakan” itu bukannya sedang menyembah apa yang dia percayai sebagai Tuhan juga? …
Ditulis pada Hidup sehari-hari, Religi
Di-tag agama inklusif, dialog agama, jiwa, kehidupan, menduakan Tuhan, pluralisme, Tuhan, wisata, wisata jiwa
7 Komentar
Bertemu sang juru selamat di surga…
Entah mimpi apa si Polan malam sebelumnya, bisa bertemu dengan sang juru selamat di Bali. Nggak tanggung-tanggung, langsung bertemu 2 juru selamat…. Bertemu juru selamat di surga, tapi ini di surganya dunia, yaitu BALI. Saya jadi bertanya, ketika dalam keadaan antara hidup dan mati selama 5 menit tersebut kira-kira apa yang ada di benaknya ya? Barangkali terjadi negosiasi yang a lot dengan Sang Pencipta, dengan segala kalimat bernada putus asa dan berharap.
Tapi syukurlah, segala sesuatunya berjalan dengan sempurna pada akhirnya. Hari itu dilanjutkan dengan happy-happy sampai sore hingga pesawat kami mendarat kembali di Jakarta.
Benar-benar perjalanan yang saya yakin tidak akan dilupakan oleh si Polan selama sisa hidupnya. Barangkali dia menjadi orang yang semakin bijak setelah kejadian itu. Biasanya sih, orang yang pernah mengalami “near death experience” bisa mengarah ke 2 hal:
1. Menjadi super berani, toh sudah pernah hampir mati
2. Menjadi super bijak, menjalani sisa hidupnya sebagai waktu untuk membayar segala kekurangannya selama ini
Salam damai… Lanjut membaca
Ditulis pada Hidup sehari-hari, jalan-jalan, Religi
Di-tag bali, juru selamat, kuta, liburan, near death experience, surfing, wisata, wisata jiwa
2 Komentar






