Tag

, , , , , ,

Lintang - prayer hands

Saya masih ingat benar kondisi saya sekitar 9-10 tahun lalu pada saat-saat menjelang natal seperti ini. Biasanya saya menghabiskan malam-malam menjelang Natal sendiri di kamar kos saya di kisaran Setiabudi Jakarta. Lonely nights…

Pada saat misa Natal di gereja, makin memuncaklah rasa kesendirian itu di antara ramainya orang-orang yang datang dengan keluarga-keluarganya. Bahasa Jawanya “Lonely in the crowd”, alias kesepian di tengah keramaian. Perasaan yang demikian kadang membuat saya bertanya-tanya, kapankah damai Natal akan menyapa saya… Mungkin tidak sampai separah perasaan anak-anak yatim piatu itu, tapi sempai level tertentu saya merasa pada saat itu kenapa saya tidak mendapatkan kehangatan-kehangatan yang orang-orang itu rasakan terutama pada Natal.

9-10 tahun setelah itu, yaitu saat-saat ini…

Saya sekarang dilingkupi keluarga kecil yang (menurut saya) bahagia, di rumah kecil dan sederhana kami yang menurut kami sangat bagus dan cukup luas… paling tidak Sekar bisa main sepeda di ruangan keluarga.. Bukan karena saking luasnya, tapi karena minimnya perabotan yang ada. Detik ini saat saya menulis, istri dan 2 orang putri kami sudah tidur di tengah dinginnya malam Jakarta yang gerimis… sementara 1 orang putra kami tengah bermain dalam damai dengan Bapa di Surga.

Besok sore, kami akan misa Natal bersama di gereja bersama dengan ratusan umat lainnya. Tidak ada lagi rasa kesepian di tengah keramaian kali ini. Yang ada adalah perasaan terlengkapi…

Terima kasih Tuhan atas segala yang Engkau limpahkan tanpa saya berani meminta. Bagaimanapun, tanpa rasa kesepian saya yang lalu barangkali saya tidak bisa merasakan “kesempurnaan” yang Engkau ijinkan untuk saya rasakan untuk saat-saat ini.

Memang tanpa pernah merasakan kesepian, seseorang kadang kurang bisa merasakan kebersamaan.

Terima kasih buat mantan kamar kos di Setiabudi yang sudah menemani malam-malam sepi…

Terima kasih buat supir-supir taksi yang sudah mengantar saya ke gereja di waktu-waktu lalu, sendirian…

Salam buat saudara-saudara yang barangkali saat ini masih merasakan kesendirian dalam Natal kali ini, semoga perasaan kesepian kali ini menjadikan bekal untuk lebih mensyukuri kebersamaan yang sebentar lagi akan dirasakan…

SELAMAT NATAL, DAMAI TUHAN BESERTA KITA SEMUA.

SALAM DAMAI…