Tag

, , , ,

Barusan saya ketemu dengan salah satu kawan yang cukup jarang bertemu karena lokasi kerjanya di luar Jakarta. Ternyata kantornya terkena imbas dari krisis finansial yang mendunia belakangan ini. Dalam jangka waktu 3 bulan ke depan, kantornya sudah bakal almarhum statusnya. Akan halnya karyawan, ya wassalam…

Sekitar 2 bulan lalu, adik ipar saya mengalami hal serupa. Ada rasionalisasi pegawai (eufimisme dari PHK) terkait krisis, karena order dari Amerika menurun drastis. Terkenalah dia, sebagai pegawai yang masih baru maka mendapat prioritas. Hanya saja kali ini prioritasnya adalah prioritas yang kurang enak, yaitu prioritas kena PHK😦

Tanpa bermaksud mengurangi semangat kita dalam bekerja, tapi nampak jelas di depan mata saya bahwa mau kerja keras bagaimanapun kalau cerita dalam kehidupan kita sedang diplot untuk dapat hadiah bernama PHK maka akan sangat sulit untuk menghindarinya.

Kembali ke judul: Hari gini masih disuruh-suruh sama bos?

Bersyukurlah kalau yang sampai detik ini masih disuruh-suruh sama bos. Itu artinya anda masih punya bos, yang berarti anda masih punya pekerjaan sementara banyak yang sudah mulai kena PHK sampai saat ini.

Salam damai…