Tag

,

Puisi bagi sang Khalik

Puisi bagi sang Khalik

PUISI BAGI SANG KHALIK

* Wuri Yulianto*

. . .

Ketika aku lebih memilih membelikan anakku baju Natal daripada memberi uang receh untuk pengemis yang mengetuk kaca mobilku…

Ketika kantong kolekte hanya kuisi dengan jumlah sepersekian dari yang biasa kami habiskan setiap kali ke pusat perbelanjaan…

Ketika kakiku terasa lebih ringan melangkah ketika mengejar jadwal penerbangan untuk liburan daripada untuk mengikuti misa pagi di rumahMu…

Ketika aku menghabiskan waktu berjam-jam di cafe bersama kolega dan hanya menyempatkan 5 menit sambil menahan kantuk untuk berbicara denganMu…

Adakah Engkau merasa telah aku nomor duakan…

Adakah Engkau merasa telah aku lupakan…

. . .

. . .

Ketika aku memarahi anakku yang tidak mau menuruti perintahku untuk aku ajarkan mendekat kepadaMu…

Ketika aku melotot dan kadang berteriak pada para pelanggar lalu lintas untuk menyadarkan mereka…

Ketika aku bermuka masam kepada mereka yang telah mengecewakanku…

Adakah aku telah mencoreng wajah lembutMu di muka dunia…

Adakah Engkau menganggapku hamba yang lancang…

. . .

. . .

Ketika aku lebih memilih diam ketika ada orang yang menistakanMu…

Ketika aku masih belum mengerti bagaimana mencerna perintahMu  “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku”…

Ketika aku mempertanyakan mengapa engkau membiarkan kami memandangmu dalam agama yang beragam dan kadang saling berselisih paham…

Adakah aku telah mengecewakanMu yang telah menyelamatkanku…

Adakah aku telah mendurhakaiMu…

. . .

. . .

Ya Allahku…

Dalam segala keterbatasanku, maafkanlah Aku.

. . .