Tag

, , ,

Bermain bola di Candi Boko...

Bermain bola di Candi Boko...

Sejuknya hembus angin
Telah redakan
Segala amarah dalam hatimu

Terkadang kau sendiri tak mengerti
Begitu mudah engkau kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanmu tak terpenuhi

Kau coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwamu
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah

Dan kau ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganmu

Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli

Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti

Aku Ingin – by Indra Lesmana

Sudah lama kaki ini tidak memainkan sebentuk bola bundar yang menyihir seluruh dunia. Kawan-kawan makin sibuk dengan kehidupannya masing-masing, demikian juga saya. Hanya untuk sekedar meluangkan waktu 2 jam bersamapun sudah cukup sulit, apalagi jarak menjadi semakin jauh rasanya di kota Jakarta ini. Ketika dulu jarak dalam kota hanya dalam hitungan 30 menit, barangkali sekarang 1 jam sudah merupakan pencapaian yang hebat untuk melintas kota Jakarta.

Masih lekat dalam ingatan, bagaimana nikmatnya meliuk menggiring bola melewati lawan bagaikan Kaka… menendang ke sudut tiang jauh gawang lawan serasa Ronaldinho… dan akhirnya dengan berpeluh keringat dan tertawa bahagia terbaring puas di lapangan rumput sekitaran Mega Kuningan tercinta (kini sudah dipenuhi gedung pencakar langit).

Menjadi wajar rasanya apabila yang namanya Playstation, Wii, PC game, menjadi ajang manusia sekarang untuk menyalurkan energi dan imajinasinya.

Begitu sulitkah untuk bermain, berkeringat, hidup sehat, dan menghirup udara segar di Jakarta kita tercinta?

Ataukah barangkali saya harus ke daerah untuk menikmati salah satu unsur kebahagiaan dalam hidup tersebut? Ah, tapi saya rasa di kota-kota lainpun trend yang serupa mulai menjangkiti. Komersialisme tatanan kota sedikit banyak mengesampingkan kebutuhan-kebutuhan non materiil.

Ah, betapa mahalnya kenyamanan anak-anak di Candi Boko dalam foto saya tersebut. Di mana lagi bisa dinikmati, segarnya udara pagi di tengah lapangan rumput, bermain bola dengan latar belakang salah satu bangunan bersejarah? Hidup memang indah…

Salam damai…