Tag

, , , , , , ,

Bacem kepala kambingBaceman Kepala Kambing

.

Masih dalam perjalanan dinas saya ke Jogjakarta tercinta, kali ini saya mau sedikit ber-WISATA RASA…🙂

Menu kali ini cukup unik, barangkali tidak semua orang doyan – atau lebih tepatnya tega memakannya. Menunya adalah BACEM KEPALA KAMBING. Sebelumnya saya mohon maaf kalau foto-fotonya agak kurang maksimal, mengingat saya tidak bawa kamera saya jadinya ya darurat pakai kamera HP. Mudah-mudahan tidak terlalu buruk hasilnya.

Berlokasi di kawasan Jakal (Jalan Kaliurang) km 7, di belakangnya Pasar Colombo. Kebetulan lokasinya tidak jauh dari tempat saya menginap di Jogja Utara.

Bacem kepala kambing

Loyang pajangan

.

Penyajiannya sangat sederhana, dipajang di atas baki atau loyang alumunium dan kita dipersilakan memilih bagian mana saja yang kita mau. Ada bagian lidah, kuping, pipi, mata, dan tulangan. Bagi yang berperasaan halus dan sensitif, mending kalau mau coba jangan lihat sebelum dipotong-potong deh, malah jadi nggak selera nanti. Tetapi bagi saya, justru melihat potongan-potongan setengah utuh itu makin menambah selera primitif saya untuk menyantap itu semua. Saya yang datang bertiga memesan lidah dan kuping, sisanya terserah yang jualan mau ditambah apa lagi.

Potong-potong crok.. crok.. crok.. goreng sreng… sreng… sreng…

Sekitar 10 menit kemudian sajian bacem kepala kambing yang matangpun terhidang di depan mata:

1 SET Bacem kepala kambing1 set bacem kepala kambing

.

Mak nyusss….

.

Manisnya daging kepala kambing, dicampur pedas campur sedikit asamnya sambal, cukup mak nyus kalau kata Pak Bondan… yang saya lihat di dinding terpampang foto beliau.

Ada yang berpendapat makan kepala kambing itu SADIS alias TIDAK BERADAB. Kalau menurut saya, justru yang sadis itu adalah orang yang sudah membunuh kambing tetapi menyia-nyiakan kepalanya begitu saja. Seharusnya kalau kita sudah mengorbankan nyawa seekor kambing maka harus kita maksimalkan apa yang bisa dimanfaatkan dari kambing tersebut. Jadi, tidak usah ragu-ragu untuk menyantap kepala kambing. Mari kita syukuri pengorbanan seekor kambing bagi umat manusia dengan tidak menyia-nyiakan kepalanya untuk begitu saja masuk ke tong sampah.

Buat yang mau ke Jogja, monggo kulo aturi pinarak…. (saya persilakan mampir). POKOKE MAK NYUSSS…

Salam damai…