Tag

, , , , , ,

Gowes pagi-pagi ke Bundaran HI

Jakarta semakin sesak…

Jakarta semakin pengap…

Jakarta semakin jauh dari kondisi yang bisa kita sebut dengan NYAMAN…

Sebuah solusi pribadi, dengan skala super mikro, yang paling tidak bisa sedikit mengurangi ketidaknyamanan Jakarta adalah dengan bersepeda.

Bersepeda itu dijamin bebas emisi karbon, yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan alam. OK, barangkali para pecinta diagram pareto akan berbicara bahwa penyumbang terbesar emisi karbon di dunia ini adalah INDUSTRI – dan negara penyumbang terbesar adalah AMERIKA dan CINA. Okelah, walaupun hal tersebut benar adanya – tetap tegakah kita ikut-ikutan menambah emisi karbon yang semestinya bisa kita minimalkan? Walaupun ternyata hasil penghematan emisi kita hanya sepermiliar persen dari seluruh dunia, paling tidak suatu saat ketika kita diminta pertanggungjawaban atas seluruh tingkah laku kita selama di dunia kita bisa lolos dari check list emisi karbon… he he he kira-kira ada nggak ya pertanyaan emisi karbon?

Hari Minggu pagi, yang biasanya dihabiskan bersantai-santai di rumah maka sekarang ini biasanya saya habiskan di jalanan. Menikmati indahnya pusat ibukota di pagi hari, menikmati halusnya aspal Menteng, menikmati air mancur bundaran HI, tanpa dipusingkan dengan asap metro mini – klakson motor – asap knalpot. Ah indahnya dunia…

.

Polygon Xtrada - Bundaran HI

Indahnya bundaran HI di minggu pagi

 Semoga dengan sepeda, kita masih bisa mewariskan bumi yang cukup indah kepada anak cucu kita.

Keberadaan kita di bumi hanyalah sekedar mampir atau lewat, maka dari itu sebisa mungkin janganlah merusak tempat yang nantinya akan menjadi tempat mampir bagi anak cucu kita.

Salam damai…