Tag

, , , , , , , , ,

Klenteng Tay Kak Sie - Semarang

Minggu lalu ketika berkesempatan ada pekerjaan di Semarang, pagi hari menyempatkan mampir ke kawasan Pecinan – tepatnya Gang Lombok. Tujuan pertama adalah sarapan Lunpia Semarang yang kondang sealam raya itu. Jarang yang hanya sepelemparan batu dari hotel, cukup dilalui pakai becak.

Tentang Lunpia-nya sendiri tidak perlu dikomentari terlalu banyak. Renyah kulitnya, pulen dan gemuk isinya. Ditambah segarnya acar timun sama bawang merah bersiung-siung lengkap dengan daunnya. Saus bening kental dengan bawang putihnya yang cukup pedas, paduannya mantep banget. Kulitnya yang gurih menghangatkan mulut, sementara sayuran-sayurannya mendinginkan perut.

Pokoke MAK NYUSS

.

Lunpia Semarang Gang Lombok

Tuntas menandaskan 2 Lunpia Goreng yang mak nyus tadi, kaki menapak beberapa langkah menuju klenteng TAY KAK SIE masih di kisaran Gang Lombok itu juga. Nampak cukup lengang, hanya ada 1-2 orang yang bersembahyang dan ada seorang biksu.

Entah bagaimana mulanya, jadi sempat ngobrol singkat sama pak biksu itu tadi yang nampak begitu damai aura yang terpancar di wajah dan pembawaannya.

Satu kalimat dari beliau yang sangat terkesan bagi saya adalah:

“Mengajak anak ke Mal itu menambah keinginan ini itu…

Mengajak anak ke tempat ibadah itu menambah rasa syukur kita…. “

.

Klenteng Tay Kak Sie Semarang

Salam damai…