Tag

, , , , , , , , , , , , ,

Semarang Tugu Muda 04

Lawang Sewu di malam hari…

Semarang, sebuah kota tua yang baru sempat saya selami keindahannya bulan lalu. Selama ini kalau ke Semarang cuma numpang lewat atau sepeminuman teh saja…

Sekitar bulan Maret lalu, akhirnya saya diperbolehkan sama Yang Di Atas untuk hadir dan eksis di kota Semarang untuk mengeskplorasinya dari berbagai sisi. Saya sudah eksplorasi pagi-siang harinya di “Pesan Singkat Seorang Biksu“.

Nah kali ini sisi malam harinya, saya banyak mengagumi indahnya arsitektur dan tata kota Semarang yang merupakan kota lama.

.

.

Nasi Goreng Semarangan – Tugu Muda

Jam 9 malam, simpang Tugu Muda masih cukup ramai dilalu banyak kendaraan.  Banyak juga orang yang mau uji nyali di Lawang Sewu, ada juga yang santai menikmati nasi goreng / mie goreng cita rasa khas Semarangan di pinggir jalan.

.

.

Mengantar pasangan jalan-jalan…

Ini bukan motor saya lho ya… walaupun memang persis dengan motor yang saya punya🙂

Terparkirnya motor ini menjadi tanda bahwa ada anak-anak muda yang sedang menikmati indahnya malam di Taman Tugu Muda.

.

.

TUGU MUDA SEMARANG

Indahnya Tugu Muda Semarang di malam hari, sebagai peringatan akan pertempuran lima hari antara tentara Indonesia melawan kolonial Belanda yang bertahan di bangunan yang sekarang dinamakan Lawang Sewu.

.

.

Polder – Kota Tua Semarang

Puas menikmati Tugu Muda, bergeser sedikit ke arah kawasan kota lama / kota tua. Di depan Stasiun, terdapat POLDER – semacam kolam penampungan air untuk penanggulangan banjir. Teknologi abad lalu dari negeri Belanda ini sekarang dipakai dan dipromosikan untuk teknologi anti banjir di perumahan yang acaranya setiap minggu kita lihat di TV dengan cicilan hanya 30 jutaan dan harga naik minggu depan itu. Hehehe…

.

.

POLDER – Kota Tua Semarang

Trivia question: kenapa kolamnya bisa bening banget begitu padahal ini kolam tampungan air rob?

.

.

Nah nggak jauh dari polder, sampailah di Gereja Blenduk yang cukup ikonik.

GEREJA BLENDUK – Kota Tua Semarang

GPIB Immanuel, tetapi orang lebih mengenalnya dengan Gereja Blenduk. Bangunan khas jaman kolonial dengan kubahnya yang sangat khas ini sudah menjadi ikon kota Semarang, yang makin populer di era fotografi sekarang ini.

.

.

Sate Gule 29 – Kota Tua Semarang

Bicara kota tua, biasanya ada tempat makan yang lama dan legendaris. Begitu juga di sini, di seberang Gereja Blenduk ada tempat makan Sate & Gule 29 yang sudah cukup melegenda. Secara rasa cukup kuat, menyajikan Sate Buntel juga seperti di Sate Tambaksegaran Solo. Patut dicoba…

Malam sudah cukup larut, musti balik ke hotel untuk istirahat. Badan lelah, kamera sudah bekerja keras, tetapi mata terpuaskan dan hati semakin damai…

Salam damai…