Tag

, , , , , , , ,

Menyambung WISATA RASA JOGJA Bagian 3 nih….

Warung Sambel Belut Pak Sabar - Imogiri Jogja

Warung Sambel Belut Pak Sabar – Imogiri Jogja

Di sebuah gang sempit di belakang sebuah masjid/mushola di kawasan Imogiri Barat – Jogjakarta, terdamparlah saya pada suatu malam di situ. Berjarak sekitar 2-3 km dari ring road menyusur jalan Imogiri Barat, lalu belok kiri sedikit maka masuklah saya di sebuah gang sempit dengan penampakan di atas.

Dengan tanda “BUKA” terpampang jelas, kamipun masuk dengan cukup percaya diri.

Warung Sambel Belut Pak Sabar - BUKA

Warung Sambel Belut Pak Sabar – BUKA

Menu yang ditawarkan adalah Welut/Belut, Kuthok/Gabus, dan lele serta wader. Racikan yang disajikan dibagi dalam 3 kategori: Sambel, Oseng, dan Goreng.

Satu hal yang membuat warung ini bisa menyajikan hasil karya kuliner yang indah adalah belut dan gabus yang masih hidup dan segar tepat sebelum masuk ke kawah Candradimuka.

Belut dan gabus segar

Belut dan gabus segar

Hal kedua yang makin memantapkan proses pematangan dari belut dan gabus adalah penggunaan tungku kayu bakar yang masih dijaga secara tradisional. Tingkat panas yang tinggi dan merata menjamin kematangan daging hingga ke tulang tanpa menghanguskan kulit dan bagian luar.

Tungku Kayu Bakar

Tungku Kayu Bakar

Setiap pesanan diproses secara terpisah, tidak menganut mass production yang akan mendegradasi kualitas rasa. Pesanan bukan didasarkan pada satuan porsi tetapi per kilogram, bisa 1/2 kilogram juga. Belut dan gabus langsung diambil dari kolam, diwafatkan, dan dipotong untuk kemudian dibalsem dengan bumbu sebelum dimasukkan ke kawah Candradimuka alias wajan dengan api kayu bakar.

Menunggu sekitar 15 menit pemrosesan (waktu itu warung cukup sepi, kalau sedang ramai nunggunya sedikit lebih lama), hidanganpun tersaji di meja.

Ini trademarknya: Sambel Welut

Ini trademarknya: Sambel Welut

Belut yang lembut disuwir, dipadu dengan sambel wangi dan segar. Pedasnya cukup nonjok, tapi kesegaran dan wangi kemanginya yang luar biasa.

.

.

Oseng Gabus yang nggak kalah mak nyus...

Oseng Belut yang nggak kalah mak nyus…

Belut yang dioseng menyajikan tekstur lembut dari daging belut, dipadu dengan kuah berminyak dan berbumbu. Rasanya sangat nikmat, pedas yang sedang dan spicy dibalut rasa khas jawa yaitu manis. Spektrum rasa di masakan ini cukup lengkap. Mak nyus….

.

.

Lauk Gabus Goreng yang menyempurnakan rasa...

Lauk Gabus Goreng yang menyempurnakan rasa…

Untuk sajian gabus goreng, bumbunya cukup standar. Yang membuatnya spesial adalah kesegaran daging gabus dan api yang dipakai di mana dalam hal ini keduanya terpenuhi dengan sempurna di warung Pak Sabar ini. Top!!!

.

.

Ketiganya tersaji berjajar di meja, ditambah Teh Poci plus gula batu. Sempurnalah malam itu…

Sambel Belut, Oseng Belut, Gabus Goreng, Mak Nyusss...

Sambel Belut, Oseng Belut, Gabus Goreng, Mak Nyusss…

.

Warung ini buka dari jam 10.00 – 22.00.

Secara paduan rasa masakan yang disajikan cocok untuk disantap sepanjang hari, tetapi khusus untuk sambel belutnya akan mendapatkan puncak rasanya kalau disantap di panas teriknya siang hari. Paduan udara panas di luar, kita masuk ke sejuknya atap warung, ditambah pedas dan wangi segarnya sambel belut bakalan memberikan pengalaman yang dahsyat…

3 hal yang membuat warung ini berhasil menciptakan rasa yang dahsyat:

  1. Kualitas raw material – belut & gabus yang segar
  2. Kualitas alat produksi – tungku kayu bakar
  3. Kualitas proses produksi – tidak mass production

Bisa dibilang, untuk perjalanan kali ini ke Joga maka Warung Sambel Belut/Welut Pak Sabar berhasil bertahta di puncak kuliner yang saya datangi. Mak Nyus Edaaaannn….

Salam damai…