Photoblogging – Life in slow mode…

Sebingkai foto bisa berbicara seribu kata.

Mudah-mudahan rangkaian foto yang saya share di sini bisa mewakili wisata jiwa yang pernah saya nikmati bersama kamera saya…

Kali ini saya mulai dengan merekam sepenggal kehidupan di SOLO, yang sepertinya mewakili sebuah kehidupan dengan irama yang lain dibandingkan irama kehidupan Jakarta.

Tanpa ada ketergesaan… tanpa ada tekanan yang berlebihan…

.

.

Keceriaan anak-anak kampung...

Kampung Gawok – Sukoharjo, di suatu sore hari yang mendung…

Tidak ada mainan berupa gadget digital.

Tidak ada pembicaraan tentang sinetron dan artis dewasa di televisi.

Hanya dengan sebentuk sepeda seadanya mereka bergembira.

Senyum lepas, tanpa ada beban akan masa depan yang harus mereka rengkuh.

Menjalani masa kanak-kanak dengan kepolosan dan keluguan.

Ah indahnya…

.

.

.

Klenengan Selasa Legen - Balai Soedjatmoko

Balai Soedjatmoko Solo – di sebuah malam hari yang indah…

Malam Selasa Legi, menikmati alunan gending Jawa di tengah pusat kota Solo.

Tanpa ada tiket yang harganya selangit.

Tanpa ada antrian, berdesak-desakan, berebut tempat terbaik.

Semua mendengarkan dalam kesyahduan Klenengan Selasa Legen.

Berbagi kenikmatan rasa di jiwa, tanpa nuansa komersialisasi yang hampa.

Ah nikmatnya…

.

.

.

Klenengan Selasa Legen - Kelompok Karawitan Maju Mawas

Menyatu dalam langgam suara gendhing Jawa…

Mereka tidaklah lagi bisa dikatakan muda.

Justru pengalamanlah yang menempa penghayatan mereka.

Bukan sekedar suara yang mereka perdengarkan.

Tetapi juga dilandasi asam dan garam kehidupan.

Memang melangutkan jiwa…

.

.

.

Pagi yang lengang di Jl. Slamet Riyadi - Solo

Pagipun menjelang, hari baru dimulai…

Hari itu hari Rabu, pagi hari sekitar jam 6:30.

Kehidupan jalanan seakan belum dimulai.

Semua masih bercengkerama dengan akrabnya, sarapan bersama keluarga.

Bersiap menghadapi hari baru tanpa ketergesaan yang menghilangkan makna.

Apalah arti hidup terburu-buru kalau itu menjauhkan dari kedekatan keluarga.

Ah hidup yang indah…

.

.

.

.

Salam jepret…

Salam damai…

6 thoughts on “Photoblogging – Life in slow mode…”

  1. Yang foto slamet riyadi itu pake IR ya ?.. ck..ck..ck.. dah main IR nih….

  2. Bukan IR Mas, tapi aku pakai gradual filter.
    Lagi seneng dengan efeknya, mirip yang sering dipakai BBC buat TOP GEAR🙂
    Salam damai…

  3. jadi makin kangen kota SOLO jadi makin ga sabar pulang kampung.

  4. SOLO memang ngangenin, selamat pulang kampung…🙂
    Salam damai.

  5. nyuwun sewu🙂
    karya njenengan di akui sama orang lain🙂

  6. Matur nuwun…🙂
    Ada yang mau baca aja saya udah bersyukur🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s