Photoblogging – Semarang in Black and White…

::: Lawang Sewu :::

Museum Lawang Sewu

berdiri megah di tengah kota Semarang

menjadi simbol penting dan sentralnya perkeretaapian di masa kolonialisme

menjadi saksi sejarah sengitnya pertempuran di Tugu Muda

dan memberikan pelajaran bagi bangsa ini, bagaimana membangun gedung yang kokoh…

.

.

.

::: Loko & Lawang Sewu :::

Sebuah Lokomotif Jerman tua,

menandai salah satu pionir transportasi massal di Indonesia

dihadapkan bersandingan 2 kiblat dunia “engineering”

Belanda dengan kekuatan civil worknya dalam bentuk Lawang Sewu

Jerman dengan masterpiece otomotifnya dalam bentuk Loko – C2301

.

.

.

::: Lawang Sewu - Seribu Pintu :::

seribu pintu terbuka, seribu pintu menanti

lalu lalangnya sinyo dan noni, yang merasa memiliki negeri

.

.

.

::: Gereja Blenduk :::

ikon dari kota Semarang di kawasan kota tua

gereja dengan kubah yang “mak blenduk”

Gereja Blenduk

.

.

.

::: Gereja Blenduk - in the morning light :::

menikmati indahnya Gereja Blenduk

di antara cerahnya matahari pagi

.

.

.

::: Gereja Blenduk - in the night :::

menikmati ketenangan Gereja Blenduk

di bawah naungan sang malam

hanya diterangi sang rembulan

.

.

.

::: Masjid Agung Semarang :::

dibangun di kawasan timur kota Semarang

Masjid Agung Semarang menjadi ikon baru kota Semarang

.

.

.

::: Masjid Agung Semarang :::

luasnya pelataran menandakan banyaknya umat yang biasa mendatanginya

dengan arsitektur yang menyiratkan ujud komunikasi dengan Sang Pencipta

untuk menengadahkan hati kita, serta menundukkan kepala kita

.

.

.

::: Masjid Agung Semarang :::

ribuan hati bersujud menyerahkan diri

ribuan jiwa mendaraskan doa

yang hanya tertuju pada Sang Penguasa Alam

.

.

.

::: Pagoda Avalokiteswara :::

terhampar di dataran tinggi Ungaran

Pagoda Avalokiteswara menjulang tinggi

diayomi Dewi Kwan Im dan Sang Buddha di bawah pohon boddhi

menyejukkan hati

.

.

.

::: Pagoda Avalokiteswara :::

kemegahan dan kekuatan Pagoda yang menjulang

dibalut keindahan dan kelenturan pohon Liang Liu

bagai Yin dan Yang yang saling melengkapi

.

.

.

::: Klenteng Tay Kak Sie :::

teriring aroma dupa dari Klenteng Tay Kak Sie

Semarang mengajarkan kita banyak hal

hal mengenai kearifan

hal mengenai toleransi dan keberagaman

hingga hal tentang teknologi di mana kita jauh tertinggal

.

.

.

Salam damai…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s